.jpg)
Sulaeman Al-Qanuni, yang disebut juga Sulaeman I adalah putra pasangan sultan salim I (yang wafat pada tahun 1520 M) dan Aisya Sultan. Perkataan Al-Qanuni merupakan julukan yang diberikan oleh masyarakat Turki Utsmani kepada Sulaeman I, yang berarti "Si Pembuat Undang-Undang".
Sulaeman Al-Qanuni, menjadi Sultan Ottoman Turki dari tahun 1520 M sampai dengan 1566 M. Beliau merupakan Sultan Turki Utsmani terbesar dan paling berhasil dalam menjalankan roda pemerintahan. Keberhasilan-keberhasilan tersebut antara lain dalam hal:
- Perluasan wilayah kekuasaan seperti berhasil menguasai Beogard, yang sekarang menjadi ibukota Serbia, Yugoslavia (dulu) pada tahun 1521 M; menguasai Budapest, ibukota Hongaria pada tahun 1524 M; menguasai Pulau Rhodos tahun 1522 M; merebut pangkalan angkatan laut di bagian tenggara Prancis yaitu kota Nicea, memperoleh kemenangan dalam berperang melawan Austria pada tahun 1531 M. Karena demikian kuat dan luasnya wilayah kekuasaan Sulaeman Al-Qanuni, orang-orang Eropa memberi julukan kepadanya dengan nama Solomon the Magnificent atau Solomon the Great (Sulaeman yang Agung).
- Membangun armada laut pertama pada tahun 1534 M, yang diperkuat oleh admiral laut yang cakap Khairuddin Barbarossa. Armada laut ini dibentuk untuk menghadapi perlawanan pasukan Kaisar Karel V dari Spanyol.
- Mendirikan Universitas As-Sulaemaniyyah pada tahun 1550 M, membangun istana, hotel, rumah sakit, lembaga pendidikan Al-qur'an, dan masjid. sedangkan arsitekturnya bernama Sinan.
- Menulis salinan Al-Qur'an dengan tangannya sendiri, yang kini disimpan dengan baik di Masjid Agung Sulaeman yang dibangun tahun 1550-1556 M.
Sumber : ( halteinformasi.blogspot.com dari berbagai sumber )
.jpg)




0 komentar:
Posting Komentar